detiknews
detiknews
  • Home
  • Berita
  • Jabodetabek
  • Internasional
  • Hukum
  • Kolom
  • Blak blakan
  • Pro Kontra
  • Infografis
  • Foto
  • Video
  1. Home
  2. Berita
  3. Agenda Utama: Ancaman Rusia ke Ukraina Jika Tolak Rencana Damai Usu…
Berita

Agenda Utama: Ancaman Rusia ke Ukraina Jika Tolak Rencana Damai Usu…

admin Reporter Sunday, 23 November 2025 pukul 15:21 WIB 4 minutes yang lalu
0 Views 0 Komentar
Share:

PresidenUkraina, Volodymyr Zelensky menolak rencana perdamaian yang diusulkan Amerika Serikat (AS). Atas penolakan itu, PresidenRusia, Vladimir Putin memberikan ancaman kepada Ukraina. Penolakan perdamaian itu disampaikan Zelensky dalam pidato terbarunya pada Jumat (21/11). Zelensky yang awalnya menyatakan siap berdiskusi membahas rencana yang didukung Trump itu, belakangan menyatakan penolakan. Desak Ukraina Setujui Rencana Damai, AS Ancam Pangkas Senjata-Intel Desak Ukraina Setujui Rencana Damai, AS Ancam Pangkas Senjata-Intel Zelensky menyebut ketentuan di dalam rencana perdamaian yang didukung Trump itu memberikan "pilihan yang sangat sulit" bagi Kyiv.

Rencana perdamaian itu menurutnya membuat Ukraina harus memilih untuk kehilangan martabat atau berisiko kehilangan dukungan dari sekutu utamanya, AS. Zelensky pun menegaskan dirinya akan mengusulkan alternatif untuk rencana perdamaian usulan AS itu. Terdapat 28 poin dalam rencana perdamaian penyelesaian konflik antara Moskow dan Kyiv. Zelensky menegaskan tidak akan "mengkhianati" negaranya dengan menyetujui 28 poin rencana perdamaian yang dipandang menguntungkan Rusia itu.

Dari poin tersebut, Ukraina akan menyerahkan sebagian wilayah timurnya kepada Rusia dan memangkas jumlah tentaranya. Kyiv, menurut rencana itu, juga harus berjanji untuk tidak pernah bergabung NATO dan tidak akan mendapatkan pasukan penjaga perdamaian Barat yang mereka inginkan. Sementara Rusia akan diterima kembali ke kelompok negara-negara G8 dan diberi keringanan sanksi berdasarkan rencana perdamaian tersebut.

Namun sanksi-sanksi akan kembali diberlakukan jika Moskow menginvasi Ukraina lagi. Putin Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah Jika Ukraina Tolak Rencana Damai Putin Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah Jika Ukraina Tolak Rencana Damai Putin juga mengatakan bahwa Rusia telah membahas rencana perdamaian usulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebelum pertemuan di Alaska pada Agustus lalu. Dia menyebut Moskow telah melakukan sejumlah kompromi seperti yang diminta oleh Washington.

"Pemerintah AS sejauh ini gagal mendapatkan persetujuan dari pihak Ukraina. Ukraina menentangnya," kata Putin. Putin menyambut baik rencana perdamaian usulan Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri perang Ukraina. Dilansir AFP, Sabtu (22/11/2025), dia menegaskan jika Ukraina menolak rencana damai itu, maka pasukan Rusia akan terus bergerak maju. Putin bahkan mengancam akan merebut lebih banyak wilayah Ukraina jika Zelensky enggan melakukan negosiasi membahas rencana perdamaian tersebut.

"Saya meyakini bahwa hal ini dapat digunakan sebagai dasar untuk penyelesaian damai final," kata Putin saat berbicara kepada para pejabat senior Kremlin dalam rapat Dewan Keamanan Rusia pada Jumat (21/11). Meski rencana perdamaian itu belum dibahas secara rinci dengan AS, Putin mengatakan Moskow telah menerima salinannya. Putin mengatakan Ukraina dan sekutu-sekutu Eropanya, yang menolak rencana damai itu, tidak memahami kenyataan bahwa pasukan Rusia sedang bergerak maju di Ukraina dan akan terus bergerak maju, kecuali ada perdamaian.

Trump Beri Ukraina Waktu 6 Hari Jawab Draf Rencana Damai dengan Rusia Trump Beri Ukraina Waktu 6 Hari Jawab Draf Rencana Damai dengan Rusia Rusia saat ini menguasai lebih dari 19 persen wilayah Ukraina, atau seluas 115.500 kilometer persegi, hanya naik satu poin persentase dari dua tahun lalu. Moskow ingin menguasai seluruh wilayah Donbas, termasuk Donetsk dan Luhansk, serta seluruh Kherson dan Zaporizhzhia. "Ukraina dan sekutu-sekutu Eropanya masih hidup dalam ilusi dan bermimpi untuk mengalahkan Rusia secara strategis di medan perang," ucap Putin dalam rapat tersebut.

Putin mengklaim jika pasukan Rusia telah menguasai hampir seluruh kota Kupiansk di timur Laut Ukraina pada 4 November lalu — Kyiv telah membantah klaim itu. Dia mengatakan bahwa kemajuan semacam itu akan terus berlanjut jika Ukraina menolak rencana damai usulan AS. "Jika Kyiv tidak ingin membahas usulan Presiden Trump dan menolaknya, maka mereka dan para penghasut perang Eropa harus memahami bahwa peristiwa yang terjadi di Kupiansk pasti akan terulang di sektor-sektor kunci lainnya di garis depan," tegas Putin.

"Dan secara umum, itu akan menguntungkan kami," ucapnya, sembari menambahkan bahwa dirinya terbuka untuk membahas perdamaian. Simak juga Video: Putin Ogah Ketergantungan Negara Lain, Minta Rusia Buat AI Tandingan [Gambas:Video 20detik] [Gambas:Video 20detik] Halaman 2 dari 2 Halaman 2 dari 2 rusiaukrainavladimir putinvolodymyr zelenskynato rusiaukrainavladimir putinvolodymyr zelenskynato

Bagikan:

Berita Terkait

Rencana Khusus: Berkaca dari Tsunami Aceh, Ini Pesan SBY untuk Pena…

25 Dec 2025

Tersangka Ngaku Baru 2 Kali Sopiri Bus Cahaya Trans – Belum Paham J…

25 Dec 2025

Agenda Utama: Pramono Umumkan Besaran UMP Jakarta 2026 Hari Ini

25 Dec 2025

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

1

Jawaban Kalem Jaksa Saat Sandra Dewi Minta Aset Dibalikin

25 Oct 2025
2

Korut Tembakkan Rudal Balistik, Pertama Sejak Juni

25 Oct 2025

Berita Terbaru

Rencana Khusus: Berkaca dari Tsunami Aceh, Ini Pesan SBY untuk Pena…

1 minggu yang lalu

Tersangka Ngaku Baru 2 Kali Sopiri Bus Cahaya Trans – Belum Paham J…

1 minggu yang lalu

Agenda Utama: Pramono Umumkan Besaran UMP Jakarta 2026 Hari Ini

1 minggu yang lalu

Agenda Utama: Prabowo Ratas di Hambalang, Bahas Pemulihan Bencana-K…

1 minggu yang lalu

Mantan Kadisdik Jambi Jadi Tersangka Korupsi DAK Rp 21,5 Miliar

1 minggu yang lalu

Kategori

  • Berita (110)
  • Internasional (6)

Tentang detikNews

Trending Post

  • Rencana Khusus: Berkaca dari Tsunami Aceh, Ini Pesan SBY untuk Pena…
  • Jawaban Kalem Jaksa Saat Sandra Dewi Minta Aset Dibalikin
  • Pemobil Tembak Mati Sopir Angkot gegara Diserobot Saat Antre di SPBU Sumsel
  • Presiden Afrika Selatan Tiba di Jakarta, Akan Bertemu Prabowo di Istana
  • Trump Sebut Korea Utara sebagai ‘Kekuatan Nuklir’, Beri Pengakuan?

Quick Links

  • Berita
  • Blak blakan
  • Foto
  • Hukum
  • Infografis
  • Internasional
  • Jabodetabek
  • Kolom
  • Pro Kontra
  • Video

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • [email protected]

© 2026 detikNews. All rights reserved.