detiknews
detiknews
  • Home
  • Berita
  • Jabodetabek
  • Internasional
  • Hukum
  • Kolom
  • Blak blakan
  • Pro Kontra
  • Infografis
  • Foto
  • Video
  1. Home
  2. Berita
  3. Info Terbaru: Thailand Vs Kamboja Memanas, KBRI Imbau WNI di Poipet…
Berita

Info Terbaru: Thailand Vs Kamboja Memanas, KBRI Imbau WNI di Poipet…

admin Reporter Wednesday, 10 December 2025 pukul 02:01 WIB 3 minutes yang lalu
0 Views 0 Komentar
Share:

Konflik Thailand-Kamboja: Ketegangan yang Semakin Memanas

Konflik antara Thailand dan Kamboja belakangan ini seperti mengeluarkan api dari arah yang tak terduga. Setelah lima hari pertempuran sengit beberapa waktu lalu, ketegangan kembali memuncak dengan serangan udara dan penggunaan tank yang menggema di perbatasan kedua negara.

“Apa yang terjadi di perbatungan Thailand-Kamboja?”

tanya banyak orang, karena tiba-tiba wilayah Poipet, yang sebelumnya dianggap aman, kini menjadi pusat perhatian. KBRI Phnom Penh pun segera memberi imbauan untuk WNI yang berada di sana, meminta mereka berpindah ke daerah yang lebih tenang.

Imbauan KBRI: WNI Diminta Waspadai

Sebagai respon cepat, KBRI Phnom Penh mengunggah pesan di Instagram yang menegaskan bahwa meski Poipet tidak termasuk wilayah konflik langsung, keamanan di sekitarnya tetap perlu diwaspadai.

“Memperhatikan perkembangan situasi keamanan di perbatasan Thailand-Kamboja, otoritas setempat di kota Poipet, Provinsi Banteay Meanchey menyampaikan bahwa Poipet bukan termasuk wilayah konflik,”

tulis KBRI. Namun, dalam teks yang sama, mereka juga menambahkan bahwa konflik belum mereda dan bisa meluas ke daerah tersebut.

“Jadi, apa yang harus dilakukan WNI di sana?”

pertanyaan ini muncul, dengan jawaban yang jelas: pindah ke tempat yang lebih aman sementara waktu.

“WNI agar menaati arahan dan rekomendasi otoritas setempat. KBRI Phnom Penh juga menekankan kembali agar WNI terus memantau informasi terkini dari sumber-sumber terpercaya pemerintah Kamboja. Untuk mempermudah komunikasi dengan KBRI Phnom Penh, WNI diminta untuk melakukan lapor diri di portal peduli WNI,”

imbuhnya.

Imbauan ini memberi sinyal bahwa keamanan tidak bisa dipastikan sepenuhnya. Apakah perang di perbatasan akan berdampak pada kehidupan WNI di area sekitar? Sebagai langkah pencegahan, KBRI mengingatkan warga untuk tetap waspada dan memantau update dari pihak berwenang. Mereka juga menekankan pentingnya komunikasi terbuka agar bisa segera memberi bantuan jika dibutuhkan. Konflik yang memanas ini bukan hanya tentang perbatasan, tapi juga tentang bagaimana warga asing di wilayah tersebut merasa terancam.

Konteks Pertempuran: Dari 43 Korban Hingga 300.000 Pengungsi

Pertempuran lima hari lalu antara kedua negara telah menewaskan 43 orang, dengan sekitar 300.000 warga mengungsi di kedua sisi perbatasan. Sementara itu, konflik baru yang terjadi minggu ini kembali memperumit situasi. Sekitar enam warga sipil Kamboja dan satu tentara Thailand menjadi korban jiwa, sementara lebih dari 20 orang lainnya terluka.

“Bagaimana perang bisa kembali meletus setelah gencatan senjata diperkenalkan?”

mungkin penasaran pembaca. Ternyata, saling menyalahkan antara kedua pihak masih menjadi penyebab utama ketegangan.

“Terkait konflik di perbatasan Kamboja-Thailand sampai saat ini belum ada laporan WNI terdampak,”

kata Plt PWNI Kemlu, Heni Hamidah saat dihubungi.

Hal ini mengejutkan, mengingat KBRI sebelumnya hanya menyampaikan imbauan untuk mengantisipasi risiko. Tapi jangan khawatir, karena hingga kini belum ada laporan WNI yang terkena dampak langsung. Justru, tindakan cepat KBRI menunjukkan upaya untuk meminimalkan risiko bagi warga Indonesia. Tapi, apakah ini cukup untuk melindungi mereka dari ancaman yang bisa muncul kapan saja? Jawabannya mungkin tergantung pada bagaimana situasi di perbatasan berubah hari demi hari.

Analisis: Konflik Perbatasan dan Dampak Global

Setiap konflik di Asia Tenggara selalu memiliki dampak yang lebih luas. Meski tidak terlibat langsung, WNI di area sekitar perbatasan tetap bisa terkena imbas. Untuk memastikan keamanan, KBRI Phnom Penh dan Kemlu RI bekerja sama memantau situasi secara aktif.

“Begitu sengit, begitu cepat,”

kata seorang sumber, menggambarkan bagaimana pertempuran bisa berubah dari kecil menjadi besar dalam hitungan hari. Di sisi lain, PM Jepang yang membentuk satgas untuk menilai kerusakan gempa baru-baru ini, menunjukkan bahwa isu keamanan dan bencana bisa menjadi faktor yang saling terkait.

Kesimpulannya, konflik Thailand-Kamboja tidak hanya mengancam kehidupan warga lokal, tapi juga memaksa WNI untuk siap-siap mengambil langkah pencegahan. Dengan imbauan dan pengecekan terus-menerus, KBRI berusaha menjaga keterhubungan dan keselamatan warganya. Tapi, masih ada pertanyaan besar: apakah konflik ini akan berakhir dalam waktu dekat, atau akan berlanjut hingga memengaruhi lebih banyak aspek kehidupan di kawasan tersebut?

Bagikan:

Berita Terkait

Rencana Khusus: Berkaca dari Tsunami Aceh, Ini Pesan SBY untuk Pena…

25 Dec 2025

Tersangka Ngaku Baru 2 Kali Sopiri Bus Cahaya Trans – Belum Paham J…

25 Dec 2025

Agenda Utama: Pramono Umumkan Besaran UMP Jakarta 2026 Hari Ini

25 Dec 2025

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

1

Jawaban Kalem Jaksa Saat Sandra Dewi Minta Aset Dibalikin

25 Oct 2025
2

Korut Tembakkan Rudal Balistik, Pertama Sejak Juni

25 Oct 2025

Berita Terbaru

Rencana Khusus: Berkaca dari Tsunami Aceh, Ini Pesan SBY untuk Pena…

1 minggu yang lalu

Tersangka Ngaku Baru 2 Kali Sopiri Bus Cahaya Trans – Belum Paham J…

1 minggu yang lalu

Agenda Utama: Pramono Umumkan Besaran UMP Jakarta 2026 Hari Ini

1 minggu yang lalu

Agenda Utama: Prabowo Ratas di Hambalang, Bahas Pemulihan Bencana-K…

1 minggu yang lalu

Mantan Kadisdik Jambi Jadi Tersangka Korupsi DAK Rp 21,5 Miliar

1 minggu yang lalu

Kategori

  • Berita (110)
  • Internasional (6)

Tentang detikNews

Trending Post

  • Rencana Khusus: Berkaca dari Tsunami Aceh, Ini Pesan SBY untuk Pena…
  • Jawaban Kalem Jaksa Saat Sandra Dewi Minta Aset Dibalikin
  • Pemobil Tembak Mati Sopir Angkot gegara Diserobot Saat Antre di SPBU Sumsel
  • Presiden Afrika Selatan Tiba di Jakarta, Akan Bertemu Prabowo di Istana
  • Trump Sebut Korea Utara sebagai ‘Kekuatan Nuklir’, Beri Pengakuan?

Quick Links

  • Berita
  • Blak blakan
  • Foto
  • Hukum
  • Infografis
  • Internasional
  • Jabodetabek
  • Kolom
  • Pro Kontra
  • Video

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • [email protected]

© 2026 detikNews. All rights reserved.