detiknews
detiknews
  • Home
  • Berita
  • Jabodetabek
  • Internasional
  • Hukum
  • Kolom
  • Blak blakan
  • Pro Kontra
  • Infografis
  • Foto
  • Video
  1. Home
  2. Berita
  3. Ini Ternyata Pemicu Gembong Narkoba Dewi Astutik Juga Diburu Korsel
Berita

Ini Ternyata Pemicu Gembong Narkoba Dewi Astutik Juga Diburu Korsel

admin Reporter Saturday, 06 December 2025 pukul 02:07 WIB 3 minutes yang lalu
0 Views 0 Komentar
Share:

Gembong Narkoba Dewi Astutik Ditangkap di Kamboja, Ternyata Ada Koneksi dengan Korea Selatan!

Nah, siapa sangka perangkap narkoba yang sempat menggegerkan dunia perlawanan narkoba di Indonesia ini bukan hanya berurusan dengan BNN, tapi juga menghadapai

“lawan”

dari Korea Selatan? Dewi Astutik, alias Paryatin, yang dikenal sebagai buronan kasus sabu 2 ton senilai Rp5 triliun, kini menjadi sorotan karena keterlibatannya dalam jaringan transnasional yang melibatkan beberapa negara. Kapan saja kita berpikir ia hanya beroperasi di Indonesia, ternyata ia juga

“dihantui”

oleh otoritas Korsel. Tapi, apa hubungannya? Mari kita ikuti cerita ini dari awal.

Dari Jaringan Indonesia ke Korsel, Rangkaian Perangkap Narkoba yang Tidak Terduga

Ternyata, Dewi Astutik bukan hanya melibatkan WNI sebagai kurir, tapi juga menggandeng kawan-kawan dari Kamboja dan negara lain. Setelah terbongkar kegiatannya, BNN pun tak tinggal diam. Dalam konferensi pers, Komjen Suyudi Ario Seto mengungkap bahwa informasi dari Kejaksaan Korsel memperkuat dugaan bahwa Dewi Astutik adalah DPO (Daftar Pencarian Orang) negara tersebut.

“Dari pendalaman didapatkan info benar Paryatin alias Dewi Astutik merupakan DPO negara Korea Selatan,”

kata Suyudi, Rabu (3/12/2025). Bagaimana bisa sosok yang berada di Indonesia justru masuk dalam daftar buronan Korea? Ini bisa jadi bukti keterlibatannya dalam operasi lintas batas.

“Didapat info saat ada komunikasi BNN dengan Kejaksaan Korea pascatertangkapnya Iqbal WNI rekrutan Paryatin alias Dewi di Jeju, Korea, oleh Bea Cukai Korsel,”

jelas Suyudi.

Komentar Suyudi ini mengingatkan kita bahwa jaringan narkoba Dewi Astutik bukan hanya lokal, tapi sudah menyentuh level internasional. Iqbal, seorang WNI, tertangkap di Jeju—daerah yang dikenal sebagai pusat perdagangan narkoba di Korea Selatan. Keterlibatan Iqbal mengarah pada kemungkinan bahwa Dewi Astutik berperan sebagai

“mastermind”

yang merekrut kurir dari berbagai negara. Jadi, bukan hanya sabu yang mengalir, tapi juga informasi dan hubungan antarnegara yang saling terjalin.

Jaringan Kurir yang Luas, Dari Indonesia hingga Ethiopia

Yang menarik, jaringan Dewi Astutik ternyata memiliki operasi yang sangat luas. Dalam wawancara, Suyudi menyebutkan bahwa para kurirnya aktif di Indonesia, Laos, Hong Kong, Korea, Brasil, dan Ethiopia.

“Daerah operasi Paryatin Indonesia hingga Kamboja. Kurir-kurirnya beroperasi di negara-negara antara lain Indonesia, Laos, Hong Kong, Korea, Brasil, Ethiopia,”

pungkasnya. Ini menggambarkan keberanian dan strategi Dewi Astutik dalam membangun jaringan yang hampir tak terdeteksi. Bagaimana ia bisa mengontrol kurir dari berbagai belahan dunia? Ada kisah yang bisa kita simpulkan dari sini.

Setelah selama beberapa bulan berlari, Dewi Astutik akhirnya tertangkap oleh tim BNN, Interpol, dan Bais di Kamboja. Dia dibawa ke Indonesia pada Selasa (2/12) untuk menjalani proses hukum. Penangkapan ini tidak hanya menjadi kemenangan BNN, tapi juga menunjukkan bahwa jaringan narkoba lintas batas bisa dibongkar jika ada kolaborasi yang solid. Bagi kita, ini adalah cerita tentang bagaimana narkoba bisa menjadi jembatan antar negara—baik yang terlihat maupun yang tersembunyi.

Bagikan:

Berita Terkait

Rencana Khusus: Berkaca dari Tsunami Aceh, Ini Pesan SBY untuk Pena…

25 Dec 2025

Tersangka Ngaku Baru 2 Kali Sopiri Bus Cahaya Trans – Belum Paham J…

25 Dec 2025

Agenda Utama: Pramono Umumkan Besaran UMP Jakarta 2026 Hari Ini

25 Dec 2025

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

1

Jawaban Kalem Jaksa Saat Sandra Dewi Minta Aset Dibalikin

25 Oct 2025
2

Korut Tembakkan Rudal Balistik, Pertama Sejak Juni

25 Oct 2025

Berita Terbaru

Rencana Khusus: Berkaca dari Tsunami Aceh, Ini Pesan SBY untuk Pena…

1 minggu yang lalu

Tersangka Ngaku Baru 2 Kali Sopiri Bus Cahaya Trans – Belum Paham J…

1 minggu yang lalu

Agenda Utama: Pramono Umumkan Besaran UMP Jakarta 2026 Hari Ini

1 minggu yang lalu

Agenda Utama: Prabowo Ratas di Hambalang, Bahas Pemulihan Bencana-K…

1 minggu yang lalu

Mantan Kadisdik Jambi Jadi Tersangka Korupsi DAK Rp 21,5 Miliar

1 minggu yang lalu

Kategori

  • Berita (110)
  • Internasional (6)

Tentang detikNews

Trending Post

  • Rencana Khusus: Berkaca dari Tsunami Aceh, Ini Pesan SBY untuk Pena…
  • Jawaban Kalem Jaksa Saat Sandra Dewi Minta Aset Dibalikin
  • Pemobil Tembak Mati Sopir Angkot gegara Diserobot Saat Antre di SPBU Sumsel
  • Presiden Afrika Selatan Tiba di Jakarta, Akan Bertemu Prabowo di Istana
  • Trump Sebut Korea Utara sebagai ‘Kekuatan Nuklir’, Beri Pengakuan?

Quick Links

  • Berita
  • Blak blakan
  • Foto
  • Hukum
  • Infografis
  • Internasional
  • Jabodetabek
  • Kolom
  • Pro Kontra
  • Video

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • [email protected]

© 2026 detikNews. All rights reserved.