Persib Bandung Melangkah ke Babak 16 Besar ACL 2, Maung Puncaki Grup dengan Kemenangan Dramatis
Rabu malam, 10 Desember 2025, Stadion Bandung Lautan Api (GBLA) dihiasi gemuruh suporter. Sebuah momen yang akan diingat selamanya: satu gol Ramon Tanque pada menit ke-45+1 memastikan Maung Bandung meraih kemenangan dramatis atas Bangkok United, membawa mereka ke babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026 sebagai pemuncak Grup G. Gol itu bukan hanya penentu langkah, tapi juga simbol kebangkitan tim yang tampil dengan semangat tak terkalahkan sepanjang fase grup. Nah, pertanyaannya: apakah ini hanya awal dari kejutan besar yang akan datang?
Satu Gol yang Mengubah Nasib
Legenda kecil dalam pertandingan besar. Ramon Tanque, pemain yang sebelumnya sempat diperdebatkan kepercayaannya, membuktikan bahwa ia adalah sosok penentu. Tepat di menit ke-45+1, ia mengakhiri babak pertama dengan performa luar biasa, mencetak gol penentu yang membuat Persib Bandung mengantarkan tiket ke babak selanjutnya. Ternyata, kekuatan mental dan ketepatan tendangan bukan hanya tentang teknik, tapi juga kepercayaan diri yang dibangun selama perjalanan fase grup.
“Kemenangan ini adalah bukti bahwa kita bisa bermain di level yang lebih tinggi. Tim ini memiliki kemampuan untuk bertahan hingga babak 16 besar,”
kata Bojan Hodak, pelatih Persib Bandung, usai pertandingan.
Dengan kepercayaan dari Hodak, Persib Bandung memasuki babak knockout dengan kemenangan yang sekaligus menjadi cerminan konsistensi mereka sepanjang fase grup. Mereka meraih 4 kemenangan, 1 imbang, dan 1 kekalahan, mengumpulkan 13 poin yang menjadikannya sebagai tim teratas di Grup G. Tapi, apakah kemenangan ini cukup membuat mereka siap menghadapi raksasa Asia seperti Korea Selatan atau Australia?
Kalau Bukan Kita, Siapa?
Babak 16 besar ACL 2 2025-2026 akan berlangsung dalam format kandang-tandang, dengan dua leg yang memastikan pertandingan tak akan selesai dalam satu malam. Kini, Persib Bandung harus bersiap menghadapi tim kuat dari wilayah Timur, termasuk runner-up Grup E, F, atau H. Yang menarik, lawan mereka bisa jadi Pohang Steelers, tim asal Korea Selatan yang mengejutkan berada di posisi kedua Grup H, atau Macarthur FC dari Australia, yang sedang bersaing sengit di puncak Grup E. Jadi, sebenarnya, siapa yang akan menjadi musuh terbesar Maung Bandung di babak selanjutnya?
Kelompok peserta yang mengisi babak knockout pun menjanjikan pertandingan berkelas. Dari Grup E, Macarthur FC masih menghadapi ancaman dari Cong An Ha Noi. Dari Grup H, Tampines Rovers menjadi penentu nasib. Semua tim yang berada di zona puncak ini akan memasuki babak baru dengan ambisi besar. Nah, apakah Persib Bandung siap menghadapi ujian berikutnya atau justru akan mengalami kejutan?
Jadwal Knockout: Menanti Perang Bintang
Babak 16 besar akan dimulai pada 11–12 Februari 2026, dengan leg kedua berlangsung pada 18–19 Februari 2026. Jumlah agregat gol menjadi penentu, jadi setiap pertandingan bisa jadi pemenang berikutnya. Ini adalah kesempatan emas bagi Persib Bandung, tetapi juga tantangan yang bisa mengguncang kepercayaan mereka. Jika mereka mampu menghadapi runner-up dari grup yang berbeda, bisa jadi nama Maung Bandung akan muncul di babak lebih lanjut.
Yang paling menarik adalah potensi lawan mereka dari wilayah Timur. Dari Grup H, Pohang Steelers yang mengejutkan berada di posisi kedua bisa jadi penantang berat. Sementara dari Grup E, Macarthur FC belum aman dari ancaman Cong An Ha Noi. Semua ini membuat Persib Bandung harus lebih siap dari sebelumnya. Dengan kemenangan dramatis melawan Bangkok United, Maung Bandung punya momentum kuat, tapi keberhasilan di babak selanjutnya akan menentukan apakah mereka benar-benar layak disebut sebagai tim besar Asia.