detiknews
detiknews
  • Home
  • Berita
  • Jabodetabek
  • Internasional
  • Hukum
  • Kolom
  • Blak blakan
  • Pro Kontra
  • Infografis
  • Foto
  • Video
  1. Home
  2. Berita
  3. Kebijakan Baru: Respons Mendagri soal Aceh Surati 2 Lembaga PBB Min…
Berita

Kebijakan Baru: Respons Mendagri soal Aceh Surati 2 Lembaga PBB Min…

admin Reporter Wednesday, 17 December 2025 pukul 02:01 WIB 3 minutes yang lalu
0 Views 0 Komentar
Share:

Banjir dan Longsor di Aceh: Minta Bantuan dari Lembaga PBB

Nah, kabar mengejutkan datang dari Aceh! Setelah mengalami banjir bandang dan longsor menerjang beberapa kabupaten pada 25 November 2025, pemerintah setempat tiba-tiba mengirim surat ke dua lembaga besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Langkah ini langsung menarik perhatian publik, terutama karena Aceh sendiri masih teringat dengan trauma tsunami 2004 yang memakan korban besar. Tapi, kini mereka berharap keterlibatan lembaga internasional bisa memberikan jalan keluar untuk bangkit kembali.

Mendagri Tito Karnavian:

“Nanti Kita Pelajari”

Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri, memberikan respons yang sederhana saat diminta pendapatnya.

“Nanti kita pelajari,”

kata Tito, dilansir Antara, Selasa (16/12/2025). Meski tak banyak berkomentar, ucapan singkat itu sudah mengungkapkan sikap pemerintah pusat yang menunggu detail surat yang telah dilayangkan oleh Pemerintah Aceh. Tapi, ada yang menarik—Tito sendiri belum membaca surat tersebut, dan itu jadi pertanyaan besar: apa bentuk bantuan yang diminta? Apakah cukup dari bantuan logistik, atau ada rencana yang lebih besar?

“Benar (sudah melayangkan surat, red.), (karena) mempertimbangkan mereka lembaga resmi PBB yang ada di Indonesia, maka meminta keterlibatan mereka dalam pemulihan. Kami rasa sangat dibutuhkan,”

Penjelasan dari Juru Bicara Pemerintah Provinsi Aceh, Muhammad MTA, mengungkapkan alasan di balik langkah ini. Dua lembaga, UNDP dan UNICEF, dikenal memiliki pengalaman dalam menghadapi bencana besar, terutama tsunami yang mengguncang Aceh tahun 2004. Dengan keterampilan dan sumber daya mereka, pemerintah Aceh berharap bisa mempercepat proses rehabilitasi bagi para pengungsi yang hingga kini masih bertahan di tenda atau bangunan sementara.

Korban dan Pengungsi: Angka yang Membuat Sedih

Konteks bencana ini jadi lebih mendalam ketika melihat jumlah korban. Hingga Senin (15/12/2025), total korban jiwa mencapai 1.030 orang, 206 dari mereka masih dinyatakan hilang. Sementara itu, jumlah pengungsi yang perlu dibantu mencapai lebih dari 600 ribu orang. Angka itu seperti mengingatkan kembali bagaimana Aceh pernah mengalami bencana yang lebih besar, tapi kini masyarakat dan pemerintah berusaha membangun kembali dengan semangat yang tak pernah padam.

Keterlibatan Relawan dan Lembaga Asing: Jalan Kembali ke Normal

Kebencanaan di Aceh bukan hanya menghadirkan keterlibatan lembaga PBB. Jumlah relawan dan organisasi dari berbagai latar belakang juga terus bertambah. Dari data yang diberikan, setidaknya 77 lembaga—lokal, nasional, dan internasional—sudah turun langsung ke daerah terdampak. Tapi, peran lembaga asing seperti UNDP dan UNICEF bisa menjadi penentu keberhasilan pemulihan ini. Apakah mereka akan menjadi bagian dari solusi, atau malah terasa seperti kekuasaan eksternal yang mengambil alih?

Dalam situasi krisis seperti ini, keterlibatan lembaga internasional justru bisa menjadi simbol kerja sama yang lebih luas. Dengan bantuan dari DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan yang sudah mengirim dana, Aceh punya harapan bahwa kekuatan bersama bisa membawa kehidupan baru di tengah ketidaknyamanan yang masih menghiasi kota-kota terdampak. Semangat perjuangan masyarakat Aceh tetap mengalir, seperti aliran air sungai yang pernah mengguncang kota mereka di masa lalu. Yang menarik, apakah ini awal dari kebangkitan Aceh, atau bagian dari proses penyembuhan yang terus berlanjut?

Bagikan:

Berita Terkait

Rencana Khusus: Berkaca dari Tsunami Aceh, Ini Pesan SBY untuk Pena…

25 Dec 2025

Tersangka Ngaku Baru 2 Kali Sopiri Bus Cahaya Trans – Belum Paham J…

25 Dec 2025

Agenda Utama: Pramono Umumkan Besaran UMP Jakarta 2026 Hari Ini

25 Dec 2025

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

1

Jawaban Kalem Jaksa Saat Sandra Dewi Minta Aset Dibalikin

25 Oct 2025
2

Korut Tembakkan Rudal Balistik, Pertama Sejak Juni

25 Oct 2025

Berita Terbaru

Rencana Khusus: Berkaca dari Tsunami Aceh, Ini Pesan SBY untuk Pena…

1 minggu yang lalu

Tersangka Ngaku Baru 2 Kali Sopiri Bus Cahaya Trans – Belum Paham J…

1 minggu yang lalu

Agenda Utama: Pramono Umumkan Besaran UMP Jakarta 2026 Hari Ini

1 minggu yang lalu

Agenda Utama: Prabowo Ratas di Hambalang, Bahas Pemulihan Bencana-K…

1 minggu yang lalu

Mantan Kadisdik Jambi Jadi Tersangka Korupsi DAK Rp 21,5 Miliar

1 minggu yang lalu

Kategori

  • Berita (110)
  • Internasional (6)

Tentang detikNews

Trending Post

  • Rencana Khusus: Berkaca dari Tsunami Aceh, Ini Pesan SBY untuk Pena…
  • Jawaban Kalem Jaksa Saat Sandra Dewi Minta Aset Dibalikin
  • Pemobil Tembak Mati Sopir Angkot gegara Diserobot Saat Antre di SPBU Sumsel
  • Presiden Afrika Selatan Tiba di Jakarta, Akan Bertemu Prabowo di Istana
  • Trump Sebut Korea Utara sebagai ‘Kekuatan Nuklir’, Beri Pengakuan?

Quick Links

  • Berita
  • Blak blakan
  • Foto
  • Hukum
  • Infografis
  • Internasional
  • Jabodetabek
  • Kolom
  • Pro Kontra
  • Video

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • [email protected]

© 2026 detikNews. All rights reserved.