detiknews
detiknews
  • Home
  • Berita
  • Jabodetabek
  • Internasional
  • Hukum
  • Kolom
  • Blak blakan
  • Pro Kontra
  • Infografis
  • Foto
  • Video
  1. Home
  2. Berita
  3. Pembahasan Penting: Pesantren Tempat Gus Yahya Mondok Dukung Pleno …
Berita

Pembahasan Penting: Pesantren Tempat Gus Yahya Mondok Dukung Pleno …

admin Reporter Sunday, 07 December 2025 pukul 15:20 WIB 3 minutes yang lalu
0 Views 0 Komentar
Share:

Kehadiran Pengasuh Pesantren Krapyak: Dukungan untuk Pemilihan Ketua PBNU yang Menjadi Sorotan

Nah, pernahkah kamu membayangkan sebuah lembaga keagamaan yang tiba-tiba memutuskan untuk dukung proses pilihan kepemimpinan? Ternyata, hal itu bisa terjadi di tengah-tengah pesta demokrasi Nahdlatul Ulama. Pesantren Ali Maksum Krapyak, Yogyakarta, yang sebelumnya dikenal sebagai tempat mondok KH Yahya Cholil Staquf, tiba-tiba mengeluarkan surat dukungan resmi untuk Rapat Pleno PBNU yang bakal dihelat pada 9-10 Desember 2025. Tapi, apa yang membuat pesantren ini bersedia melangkah ke depan, meski justru mengambil langkah yang bisa memicu polemik?

Agenda Pleno PBNU: Pergantian Ketua Umum yang Menjadi Poin Utama

Pembicaraan di Pleno PBNU tidak hanya sekadar menentukan siapa yang akan memimpin organisasi, tapi juga menguji keputusan organisasi dalam menghadapi dinamika politik. Dalam surat pernyataan yang ditandatangani langsung oleh KH Khoirul Fuad Ahmad, pimpinan pesantren ini memastikan bahwa proses tersebut dilakukan secara konstitusional.

“PBNU sebagai pimpinan tertinggi Jam’iyyah tidak boleh jadi korban kepentingan pihak tertentu,”

ujarnya. Tapi, apakah langkah ini benar-benar murni demi kemaslahatan, atau ada alasan lain yang tak terlihat?

“Kami memberikan dukungan penuh atas Pleno PBNU tanggal 09-10 Desember 2025 dalam mengambil langkah bagi kebaikan semuanya,”

kata KH. Khoirul Fuad Ahmad dalam keterangan tertulis, Minggu (7/12/2025).

Kutipan ini jadi perhatian publik karena KH Yahya Cholil Staquf, yang kini menjadi bintang utama isu internal PBNU, pernah mondok di pesantren yang sama. Tapi, seperti yang disampaikan KH Khoirul Fuad, dukungan ini bukan berasal dari hubungan personal, melainkan keputusan yang diambil berdasarkan kepentingan lembaga.

“Dukungan ini diberikan demi kemaslahatan Jam’iyyah,”

tambahnya, mengingatkan bahwa keputusan harus menjaga keutuhan organisasi sebelum Muktamar NU 2026.

Kontroversi di Balik Dukungan: Apakah Ini Langkah Pembelaan atau Penjajahan?

Yang menarik, pesantren Krapyak juga menyebut adanya polemik internal yang perlu diselesaikan melalui mekanisme Jam’iyyah. Isu tentang pengambilan keputusan oleh KH Yahya Cholil Staquf, termasuk dugaan TPPU sebesar Rp 100 miliar, jadi bahan pembicaraan yang memicu ketegangan. Tapi, apakah Rapat Pleno PBNU menjadi jalan keluar yang tepat, atau justru menjadi ruang untuk mengklarifikasi seluruh kejanggalan?

“Pesantren Krapyak juga menghimbau semua pihak agar menghormati nasehat para sesepuh dan mematuhi keputusan Jam’iyyah, demi keutuhan Nahdlatul Ulama dan keteduhan umat menjelang Muktamar NU 2026,”

tutup KH. Khoirul Fuad.

Dukungan ini jadi bukti bahwa pesantren bisa memainkan peran penting dalam mengarahkan jalannya organisasi. Tapi, dalam konteks yang lebih luas, apakah ini mungkin menjadi langkah awal dari persaingan internal yang lebih besar, atau hanya upaya untuk menjaga stabilitas sebelum momentum besar di Muktamar NU 2026? Bagi penggemar Gus Yahya, ada rasa kecewa, tapi bagi pengamat, mungkin ini justru tanda bahwa pihak yang berwenang ingin memastikan setiap keputusan diambil secara transparan. Semua itu, akan terjawab dalam beberapa minggu ke depan.

Bagikan:

Berita Terkait

Rencana Khusus: Berkaca dari Tsunami Aceh, Ini Pesan SBY untuk Pena…

25 Dec 2025

Tersangka Ngaku Baru 2 Kali Sopiri Bus Cahaya Trans – Belum Paham J…

25 Dec 2025

Agenda Utama: Pramono Umumkan Besaran UMP Jakarta 2026 Hari Ini

25 Dec 2025

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

1

Jawaban Kalem Jaksa Saat Sandra Dewi Minta Aset Dibalikin

25 Oct 2025
2

Korut Tembakkan Rudal Balistik, Pertama Sejak Juni

25 Oct 2025

Berita Terbaru

Rencana Khusus: Berkaca dari Tsunami Aceh, Ini Pesan SBY untuk Pena…

1 minggu yang lalu

Tersangka Ngaku Baru 2 Kali Sopiri Bus Cahaya Trans – Belum Paham J…

1 minggu yang lalu

Agenda Utama: Pramono Umumkan Besaran UMP Jakarta 2026 Hari Ini

1 minggu yang lalu

Agenda Utama: Prabowo Ratas di Hambalang, Bahas Pemulihan Bencana-K…

1 minggu yang lalu

Mantan Kadisdik Jambi Jadi Tersangka Korupsi DAK Rp 21,5 Miliar

1 minggu yang lalu

Kategori

  • Berita (110)
  • Internasional (6)

Tentang detikNews

Trending Post

  • Rencana Khusus: Berkaca dari Tsunami Aceh, Ini Pesan SBY untuk Pena…
  • Jawaban Kalem Jaksa Saat Sandra Dewi Minta Aset Dibalikin
  • Pemobil Tembak Mati Sopir Angkot gegara Diserobot Saat Antre di SPBU Sumsel
  • Presiden Afrika Selatan Tiba di Jakarta, Akan Bertemu Prabowo di Istana
  • Trump Sebut Korea Utara sebagai ‘Kekuatan Nuklir’, Beri Pengakuan?

Quick Links

  • Berita
  • Blak blakan
  • Foto
  • Hukum
  • Infografis
  • Internasional
  • Jabodetabek
  • Kolom
  • Pro Kontra
  • Video

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • [email protected]

© 2026 detikNews. All rights reserved.